=LDR 00000nam 2200000 4500 =035 ##$$a 0010-1021002827 =001 INLIS000000001121708 =003 CB########D.0920210 =005 20240527135218.0 =006 a g 000 f =007 ta =008 240522s2021 jki g 000 f ind =020 ##$$a 978-602-06-5172-9 =040 ##$$a JKPNPNA $b ind $e rda =041 1#$$a ind $h jpn =082 4$$a 895.635 $2 [23] =084 ##$$a 895.635 TSU d =090 ##$$a CB-D.09 2021-013675 =100 1#$$a Tsuboi, Sakae $e pengarang =245 1 $$a Dua belas pasang mata / $c Sakae Tsuboi ; alih bahasa, Tanti Lesmana =246 14$$a Twenty-Four Eyes = $b Dua belas pasang mata =250 ##$$a Cetakan keempat, April 2021 =264 #1$$a Jakarta : $b Gramedia Pustaka Utama, $c 2021 =264 # $$a Hak cIpta terjemahan Indonesia, Penerbit Gramedia Pustaka Utama =300 ##$$a 244 halaman ; $c 20 cm =336 ##$$a teks $2 rdacontent =337 ##$$a tanpa perantara $2 rdamedia =338 ##$$a volume $2 rdacarrier =500 ##$$a Judul asli : Nijushi No Hitomi =520 3#$$a "Nijushi No Hitomi" (Dua Puluh Empat Mata) adalah kumpulan cerita pendek yang ditulis oleh Sakae Tsuboi, seorang penulis Jepang yang selamat dari serangan bom atom di Hiroshima pada Perang Dunia II. Kumpulan cerita ini menggambarkan pengalaman dan refleksi penulis tentang tragedi perang dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Melalui berbagai sudut pandang dan narasi yang kuat, Tsuboi menghadirkan gambaran yang mendalam tentang penderitaan, kehilangan, dan kekuatan kemanusiaan di tengah-tengah kehancuran perang. Cerita-cerita dalam buku ini menggambarkan berbagai aspek dari kehidupan di Hiroshima, mulai dari momen sebelum dan setelah serangan bom atom, hingga perjuangan untuk bertahan hidup dan memulihkan diri setelah tragedi. Dengan gaya penulisan yang mengharukan dan penuh empati, Tsuboi menyampaikan pesan tentang pentingnya perdamaian, pengampunan, dan harapan dalam menghadapi kegagalan dan kesulitan. Melalui cerita-cerita ini, pembaca dihadapkan pada realitas kekejaman perang, namun juga diingatkan akan kekuatan manusia untuk bangkit dan menciptakan masa depan yang lebih baik. "Nijushi No Hitomi" adalah karya yang menggugah dan menginspirasi, yang mengajak pembaca untuk merenungkan konsekuensi dari kekerasan dan pentingnya membangun perdamaian dan kesatuan di antara manusia. Ini adalah buku yang memberikan suara kepada korban perang dan menjadi pengingat akan kebutuhan akan pengertian dan solidaritas antarmanusia. =542 ##$$c Penerbit Gramedia Pustaka Utama =546 ##$$a Teks dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dari bahasa Jepang =650 #4$$a Fiksi Jepang (Bahasa Indonesia) =700 #$$a Tanti Lesmana $e penerjemah =740 #$$a Nijushi No Hitomi =850 ##$$a JKPNPNA =999 ##$$a CB-D.09 2021-013675 =260 ##$$a =490 #$$a =504 ##$$a =563 ##$$a